Ditulis oleh Nurhasanah

Pengertian dan Fungsi Kapasitor Bank

Informasi ♦ Wednesday, 10 Apr 2019 - 14:47 WIB

Tahukah Anda apa itu kapasitor bank ? Dan tahukah Anda fungsi kapasitor bank itu sendiri ? Mari kita lihat penjelasannya di bawah ini.

Anda yang berprofesi sebagai teknisi pastinya sudah sangat tidak asing dengan kapasitor bank yang biasa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan industri ataupun kebutuhan sehari-hari. Namun di luar itu masih banyak yang belum mengetahui  kapaistor bank, bahkan  mungkin mendengarnya saja belum pernah. Apakah Anda ingin tahu lenih jauh mengenai Pengertian dan Fungsi Kapasitor Bank ?

Pengertian Kapasitor Bank

Kapasitor bank merupakan himpunan dari beberapa kapasitor yang biasanya memiliki spesifikasi yang serupa dan kemudian dirangkai dengan memakai rangkaian seri maupun paralel. Tujuannya adalah untuk mendapatkan suatu nilai kapasitas tertentu. Kapasitor bank banyak dimanfaatkan untuk memperbaiki power factor pada arus listrik ac. Sementara pada arus dc, kapasitor bank banyak dimanfaatkan untuk meningkatkan arus riak catu daya dan juga meningkatkan jumlah energi yang tersimpan. Pada dasarnya kapasitor ini merupakan komponen yang memiliki kemampuan menyimpan arus listrik. Biasanya kapasitor bank dihitung dalam KVAR yang merupakan kepanjangan dari Kilovolt Ampere Reaktif.

Faktor daya atau power factor adalah istilah yang sering muncul dalam ilmu kelistrikan. Power factor merupakan nilai perbandingan yang dimiliki oleh daya aktif atau daya sebenarnya dengan daya tampak atau apparent power yang lebih populer dengan daya semu. Faktor daya seprti inilah yang bisa diatasi oleh kapasitor bank. Daya tanpak adalah energi listrik yang timbul sebagai akibat dari generator listrik yang biasa diukur dengan memakai satuan volt ampere. Sementara definisi dari energi aktif adalah energi listrik yang nyata dimanfaatkan oleh berbagai perlatan listrik yang untuk menyatakannya biasa kita sebut dengan watt. Memang secara teori taya tampaka akan selalu lebih besar dibanding dengan daya aktif.

Untuk lebih mudah, daya tampak dan daya aktif ini bisa dianologikan dengan bir. Tahukah Anda bagaimana bir jika dimasukan ke dalam gelas? Biasanya air tidak sepenuhnya memenuhi semua bagian gelas, tetapi bagian gelas yang paling atas hanya dipenuhi dengan buihnya saja. sementara yang bisa Anda minum hanyalah airnya. Buih itu seperti energi tampak, dan air itu seperti energi aktifnya. Lantas kemananakn sisa energi tampak dari listrik tersebut? Padahal generator pembangkit listrik sudah beroperasi sebagaimana mestinya, ia bekerja dan menghasilkan volt ampere seperti yang seharusnya. Sebenarnya daya listrik yang tampak ini merupakan arus balik yang timbul pada instalasi listrik ketika listrik dibebani oleh ebrbagai alat yang salah satunya bisa menghaslkan elektromagnetik atau dengan kata lain komponen yang terdiri atas kumparan atau coil. Nah sekarang sudah pahamkah Anda dengan Kapasitor Bank sampai sini?

Berikut ini adalah beberapa jenis beban peralatan listrik.

  • Beban induktif, seperti motor listrik, kulkas, freezer. Kompressor ac, kipas angin.
  • Resistif, seperti lampu pijar dan strika listrik.
  • Kapasitif, seperti kapasitor itu sendiri.

Baca juga: Kumpulan Kode Remote TV Universal Semua Merk Televisi

Nah semua beban yang tersambung dengan jenis beban induktif pada arus AC atau bolak balik ini akan mengakibatkan lagging, yaitu arus tertinggal terhadap tegangan, celakanya lagi kebanyakan beban listrik yang seperti ini memang memiliki sifat induktif. Nah di sinilah kapasitor bank berperan. Ia akan menunaikan perannya memperbaiki power factor pada jaringan instalasi listrik, caranya dengan melakukan penyeimbangan antara beban induktif dan beban kapasitif. Pemanfaatan kapasitor bank ini dimaksudkan  untuk mengurangi efek atau melawan sifat yang dimiliki oleh beban induktifm caranya dengan memasang paralel pada beban listrik terkait. Secara tidak langsung kapasitor bank ini berperan sebagai beban/ load bagi jaringan listrik.

Fungsi Kapasitor Bank

Sebenarnya fungsi utama dari kapasitor bank dalam pemakaian listrik arus kuat adalah untuk melakukan perbaikan terhadap faktor daya listrik, khususnya di instalasi listrik dengan arus AC yang memiliki daya besar seperti  penggunaan listrik untuk industri. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari kapasitor bank selain memperbaiki power factor.

  • Kapasitor bank memiliki fungsi mensupply darya reaktif yang tujuannya untuk memaksimalkan pemakaian daya komplek.
  • Kapasitor bank memiliki fungsi mengurangi terjadinya turun tegangan yang dalam istilah kelistrikan lebih dikenal dengan Voltage Drop.
  • Kapasitor bank memiliki fungsi mencegah overload atau kelebihan beban di transformer yang dalam hal ini kapasitor bank berperan sebagai penambah daya.
  • Kapasitor bank memiliki fungsi mencegah kenaikan temperatur suhu pada kabel.
  • Kapasitor bank memiliki fungsi untuk efisiensi atau penghematan daya listrik, caranya adalah dengan menurunkan KVA total karena pemakaiannya lebih mendekati KW yang digunakan.
  • Kapasitor bank memiliki fungsi meminimalisir terjadinya rugi pada jaringan listrik.
  • Kapasitor bank memiliki fungsi untuk mencegah denda dari PLN karena daya reaktif yang ditimbulkan.

Fungsi Kapasitor Bank di Industri

Faktor daya memang bukan menjadi masalah utama dalam listrik rumahan karena kecillnya kapasitas daya yang digunakan. Berbeda dengan pemakaian listrik di berbagai industri dengan pemakaian daya listrik yang sangat besar pada motor listrik. Hal ini akan memberi pengaruh yang sangat besar. Jika ph lebih rendah dari 0.85 maka daya reaktif yang dipakai oleh industri tersebut akan dikenai dengan biaya tambahan berdasarkan pengukuran oleh KVARh-meter. Tentu akan berpengaruh besar terhadap pengeluaran untung biaya listrik yang harus dibayar oleh pengelola industri tersebut. Maka dari itu, seberapa mahalnya pun harga kapasitor listrik keberadaannya di suatu industri yang hal yang wajib. Tujuannya adalah untuk memperbaiki faktor daya dan juga secara langsung melakukan perbaikan terhadap kualitas layanan PLN sebagai penyedia layanan listrik di Indonesia.

Fungsi Kapasitor Bank di Audio Mobil

Tahukah Anda jika audio mobil juga membutuhkan kapasitor bank. Hanya saja pada arus lemah kapasitor bank bekerja lebih sederhana. Anda mungkin tahu atau pernah mendengar terkait kapasitas amplifier yang terdapat pada audio mobil. Kapasitar amplifier tersebut memang emmiliki daya yang besar sehingga emmbutuhkan daya listrik yang besar pula dan juga stabil. Sementara daya listrik yang dikirim dari aki mobil dan alternator hanya terbatas. Selait itu aliran listrik juga akan terhambat dengan instalasi kabel yang berjauhan. Misalnya saja letak perangkat audio mobil yang etrdapat di bagian belakang badan mobil, sedangkan aki mobil terletak di bagian depat badan mobil. Alibatnya suara yang diperoleh menjad kurang maksimal yang akan berpengaruh pada audio frekuensi yang rendah atau bass menjadi pecah. Nah di sinilah kapasitor bank berfungsi pada audio mobil. Ia akan menyimpan pasokan energi listrik sementara. Dengan demikian, daya untuk menghidupkan amplifier pada saat membutuhkan kapasitas maksimalnya tida terganggu.

Fungsi Kapasitor Bank di Rumah

Sebagaimana sudah disinggung di atas, kapasitor bank yang harganya cukup tinggi tidak cocok dipasang di rumah. kapasitor bank ini sangat dianjurkan dimiliki oleh industri. Lagi pula kapasitor bank berfungsi untuk mengurangi atau mencegah daya reaktif yang biasa diukur dengan KVARh-METER. Kebanyakan di perumahan hanya memakai KWh-meter, sehingga dari peralatan listrik yang tersedia saja sudah tampak jika penggunakan kapasitor bank di rumah tida mendukung. Jika And ayang menjajakan kapasitor bank dengan iming-iming bisa menghemat daya, sebaiknya Anda tidak perlu tergiur. Karena pada hakikatnya kapasitor bank juga diciptakan bukan untuk menghemat daya listrik, melankan untuk mengefektifkan penggunan daya. JiKA Anda tetap ngotot menggunakan kapasitor listrik untuk penghematan biaya listrik di rumah Anda, tidak menutup kemungkinan yang terjadi pembayaran listrik Anda semakin membengkak, karena kapasitor bank juga menjadi beban bagi instalas listrik sehingga akan menarik arus listrik.

Rangkaian Kapasitor Bank

Lantas seperti apa sih rangkaian kapasitor bank yang memiliki peran urgent untuk kelistrikan? Sebenarnya kapasitor bank ini memiliki rangkaian yang sederhana yang terdiri atas kapasitor-kapasitor dengan nilai tertentu untuk kemudian dissusun memakai rangkaian paralel. Hanya saja harus Anda ketahui untuk memasang kapasitor dengan nilai yang sesuai harus melewati proses pengukuran terlebih dahulu.

Baca juga : Kumpulan Kode Remot TV Polytron Terlengkap 2019

Demikianlah ulasan mengenai Pengertian dan Fungsi Kapasitor Bank, semoga Anda sekalian bisa memetik manfaat dari apa yang Kami share pada kesempatan kali ini.

Baca Lainnya