Panduan Memberikan MPASI Bayi 10 Bulan

Bertambahnya usia si kecil artinya ia semakin bertumbuh dan berkembang yang artinya kebutuhan nutrisinya semakin tinggi. Ini termasuk kebutuhan menyusui dan keterampilan makan bayi yang lebih baik dibandingkan bulan lalu. Agar si kecil dapat tumbuh dengan baik, perlu diperhatikan MPASI bayi 10 bulan agar kebutuhan nutrisinya tercukupi.

Perkembangan keterampilan makan bayi usia 10 bulan

Sebelum mulai memahami bagaimana pemberian MPASI untuk bayi berusia 10 bulan, ada baiknya untuk memahami perkembangan keterampilan makan si kecil. Mungkin Anda akan takjub melihat betapa cepatnya keterampilan koordinasi anak Anda meningkat.

Anak-anak dapat mengambil dan menggenggam benda-benda kecil bahkan kemampuannya bisa lebih dari itu. Pada usia ini, anak mulai belajar mengenali benda-benda dengan berbagai ukuran di lingkungannya.

Sedangkan jika kita bahas mengenai kemampuan bayi berusia 10 bulan saat makan, mungkin memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kemampuan mereka saat makan makanan yang lebih kental secara konsisten sekaligus mempersiapkan si kecil makan makanan yang lebih keras seiring bertambahnya usia.

Potongan finger food mungkin sudah dapat disediakan di piring makan si kecil dengan jumlah yang ditingkatkan sesuai usianya yang bisa dimulai saat si kecil berusia 9 bulan. Ini karena gigi bayi biasanya mulai tumbuh sekitar usia 10 bulan. Namun, jika gigi susu bayi Anda yang berusia 10 bulan tidak menunjukkan tanda-tanda tumbuh, Anda dapat menyesuaikan tekstur makanan sesuai dengan kemampuan mengunyah anak.

Menariknya, perkembangan keterampilan makan anak juga dapat dilihat dari kemampuannya menyesuaikan tangan dengan tugas yang diberikan. Terkadang mungkin Anda melihat si kecil makan dengan menggunakan tangan kanannya untuk menggenggam makanan tetapi tangan kirinya melakukan sesuatu yang lain. Begitu pula sebaliknya.

Inilah mengapa dengan membiarkan si kecil makan sendiri dapat meningkatkan kemampuan koordinasi anak seperti mengambil, menggenggam, memasukkan makanan ke mulut. Bahkan anak berusia 10 bulan dapat merapatkan bibirnya saat disuapi MPASI untuk mencegah makanan jatuh sekaligus saat membersihkan mulutnya. Si kecil bahkan dapat memberikan ekspresi pada rasa makanan yang dikonsumsi, menyebut nama makanan, hingga menunjukkan rasa lapar.

Panduan Makanan Bayi 10 Bulan

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), MPASI bayi 10 bulan membutuhkan  300 kalori per hari untuk mendukung aktivitas dan mendorong tumbuh kembangnya secara optimal. Jumlah ini dapat diperoleh dengan setengah porsi mangkuk 250ml dengan memberi 3-4 kali makan dan 1-2 kali selingan /hari.

Makanannya dapat diolah dengan cara cincang halus, cincang kasar, blender, atau finger foods yang dapat dipegang namun tetap dapat digigit dan dikunyah bayi. Namun, saat memilih makanan yang aman untuk bayi Anda, Anda harus sangat berhati-hati agar tidak tersedak.

Anda dapat memberi mereka makan sendiri saat berusia 10 bulan. Berikan makanan yang bisa dimakan sendiri atau dengan sendok. Untuk mencegah kontaminasi, pastikan menggunakan alat makan yang bersih serta tangan anak juga sudah dicuci sebelumnya. Meja juga sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu agar steril sehingga aman ketika makanan jatuh ke meja.

Tekstur MPASI Untuk Bayi 10 Bulan

Seperti disebutkan di atas, bayi berusia 10 bulan bisa makan dengan tangan atau sendok meskipun masih berantakan. Bayi sudah memahami bagaimana membersihkan sisa makanan di sendok atau mengambil makanan yang jatuh. Maka dari itu selalu perhatikan si kecil agar tidak mengambil makanan yang sudah jatuh dan kotor di lantai.

Untuk tekstur, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan makanan olahan yang dicincang halus dan makanan olahan yang dicincang kasar. Gigi bayi Anda akan mulai tumbuh dan ia akan bisa makan makanan kasar. Sesuaikan dengan pertumbuhan gigi si kecil. Namun, ibu juga bisa memberikan makanan berstruktur lumat.

IDAI saat ini merekomendasikan untuk menyediakan makanan yang mudah digenggam atau finger food. Potongan finger food dapat membantu melatih koordinasi si kecil dan melatih genggamannya. Makanan yang diberikan juga bisa lebih besar dibandingkan saat ia berusia 9  bulan. Anda dapat memberi mereka makanan yang mengandung sejumlah lemak, protein, atau serat.

Sumber Nutrisi MPASI 10 Bulan

Selain nasi, ibu dapat menggunakan umbi-umbian, biji-bijian, dan gandum sebagai makanan pokok atau sumber karbohidrat untuk bayinya, diikuti dengan daging tanpa lemak, ayam, ikan, dan hati sebagai sumber protein, lemak dan zat besi.

Buah-buahan dan sayuran merupakan sumber penting vitamin dan mineral, terutama vitamin A selama proses pertumbuhannya. Telur merupakan sumber protein, lemak, vitamin dan mineral. Selanjutnya, produk susu seperti susu, keju dan yogurt untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Menu Makanan Bayi 10 Bulan

  1. Menu makanan sarapan

Jadwal makan MPASI si kecil dimulai di pagi hari saat sarapan yang dimulai dengan pemberian ASI terlebih dahulu. Setelah sekitar 2 jam setelah memberikan ASI, Anda dapat memberi makan bayi Anda untuk menu sarapan.

Menu sarapan untuk bayi 10 bulan contohnya nasi tim telur dan wortel. Buatlah nasi agak lembek dengan takaran air yang lebih banyak sehingga lebih kental dan mudah dikonsumsi si kecil. Jadi bisa memberikan bubur namun masih ada butiran nasi kecil.

Telur dan wortel dapat disiapkan dengan cara direbus atau dikukus terlebih dahulu. Jika nasi sudah matang, masukkan telur dan wortel hingga matang. Jika Anda ingin membuatnya lebih mudah untuk diri sendiri, Anda bisa menggunakan slow cooker agar tidak repot memasak. Bisa tambahkan garam dalam jumlah yang cukup untuk memberikan rasa.

  1. Menu makanan siang

Pada dasarnya, tidak ada perbedaan besar dalam komposisi sarapan, makan siang, dan makan malam untuk bayi berusia 10 bulan. Namun Anda bisa berkreasi dengan bahan makanan agar si kecil tidak bosan dan semakin tertarik dengan makanan. Contoh menu MPASI bayi 10 bulan adalah nasi tim dengan hati ayam dan brokoli. Cara mengolahnya juga sama dibuat hingga memiliki tekstur lembut yang mudah dikonsumsi bayi.

  1. Menu makanan malam

Untuk menu makan malam mungkin bisa membuat spaghetti dan daging cincang. Tipsnya adalah merebus mie spageti seperti biasa kemudian dipotong-potong seukuran gigitan, dan terakhir rebus daging cincang dan taburkan di atas spaghetti tadi. Apabila si kecil masih lapar, Anda bisa memberikan ASI untuk si kecil.

  1. Menu makanan selingan

Camilan dapat menjadi makanan selingan si kecil untuk mengganjal perut bayi di sela-sela makan besar bayi. Buah-buahan bisa dijadikan sebagai camilan yang dipotong kecil-kecil menjadi finger food atau bisa juga di jus dengan berbagai campuran buah-buahan sekaligus.

Dr Brown’s juga menawarkan produk-produk perlengkapan bayi yang aman dan terbuat dari bahan berkualitas yang penting agar si kecil dapat terhindar dari berbagai penyakit karena makanan dan alat makan yang tidak higienis dan berbahaya.

Leave a Comment